<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1013879652092846500</id><updated>2011-04-21T20:08:49.832-07:00</updated><title type='text'>Berita Hot</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://baru-azwar.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1013879652092846500/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://baru-azwar.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Opini Aq</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03160866292501063745</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>4</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1013879652092846500.post-8160575827163558503</id><published>2008-07-20T22:00:00.000-07:00</published><updated>2008-07-20T22:03:06.693-07:00</updated><title type='text'>Perbedaan INDONESIA Sekarang Dengan Nusantara Doeloe</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_dpV3xMvcOb8/SIQYeCE0wII/AAAAAAAAAFE/GYXA4YF2M6Q/s1600-h/voc.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_dpV3xMvcOb8/SIQYeCE0wII/AAAAAAAAAFE/GYXA4YF2M6Q/s200/voc.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5225328371888865410" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Nusantara zaman dulu di taklukan dengan mudah oleh VOC dan Hindia-Belanda di karenakan beberapa Faktor. Diantaranya adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Adanya Kongsi Dagang VOC.&lt;br /&gt;Nusantara di kenal dengan pusat perdagangan. Pedagang-pedagang dari seluruh penjuru dunia banyak yang berkumpul di Nusantara entah untuk berdagang atau hanya untuk istirahat sebelum menuju ke Cina dan India. Cerita ini sampai juga ke kongsi dagang VOC. VOC pun mulai tertarik untuk berdagang di Nusantara.Dan semenjak itu awal penjajahan di Nusantara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Negara.&lt;br /&gt;Negara Belanda yang saat itu sebagai negara asal VOC mendukung habis-habisann VOC untuk menguasai Nusantara. Dukunganya meliputi sektor pendanaan sampai sektor Militer&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Faktor Pendukung.&lt;br /&gt;  Alasan VOC berdagang di Indonesia untuk mencari Rempah-rempah yang pada saat itu sangat mahal di pasaran dunia dan sangat melimpah di bumi Nusantara ini. Harga rempah-rempah tersebut di beli oleh VOC dengan harga yang amat sangat murah dan di jual ke pasar Internasional dengan harga jauh lebih mahal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Peran Intelektual.&lt;br /&gt;  Banyaknya peran Intelektual yang mendukung VOC dan Belanda menjadi faktor utama takluknya Nusantara ke Tanggan VOC. Salah satu peran Intelektual tersebut adalah menggaku sebagai seorang Muslim dan berasal dari Negara Arab untuk memecah Bela Aceh yang pada saat itu menjadi satu-satunya wilayah Nusantara yang belum takluk di tanggan VOC dan Belanda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Peran Media Massa.&lt;br /&gt; Peran Media Massa pada saat itu sangat penting. Media Massa menggambarkan para pejuang-pejuang sebagai Pemberontak dan mengkabarkan ke seluruh dunia bahwa “ Pemberontak” tersebut dengan mudah di taklukan oleh kerajaan Belanda, padahal pada saat itu, di mana-mana terjadi Pembrontakan oleh para pejuang-pejuang Nusantara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Pemimpin Amangkurat.&lt;br /&gt; Pada saat Nusantara “ Menjalin kerja-sama” dengan VOC pada massa kerajaan Amangkurat. Raja Amangkurat memperbolehkan VOC mendirikan pelabuhan-pelabuhan di Nusantara dengan syarat VOC tidak mengusik Amangkurat menjadi Raja. Pada saat itu hanya Aceh yang tidak bisa di kuasai oleh VOC karena wilayah Aceh bukan termasuk wilayah Raja Amangkurat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba kita bedakan dengan Nasib Indonesia sekarang.&lt;br /&gt;1. Adanya IMF, Freeport, Newmont dan perusahaan asing lainnya.&lt;br /&gt;Era Nusantara pada saat itu ada kongsi dagang VOC yang berburu rempah-rempah di Nusantara, pada era ini ada beberapa perusahan Asing yang berburu kekayaan alam di Indonesia. Di tambah dengan adanya IMF yang memberi “bantuan” dana segar dengan bunga yang besar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Negara.&lt;br /&gt;Bila VOC di dukung sepenuhnya oleh Belanda, perusahaan Asing yang berburu kekayaan alam di Negeri ini di dukung oleh Negara-negara kapitalis terutama Amerika Serikat dan sekutunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.Faktor Pendukung.&lt;br /&gt; Bila Belanda menguasai Nusantara untuk berburu rempah-rempah. Alasan Amerika dan sekutunya mengeksplortasi kekayaan alam Indonesia lewat perusahaan asing semacam Freeport dan Newmont karena harga barang-barang  tersebut lagi naik di pasar Internasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Faktor Intelektual.&lt;br /&gt;Banyak sekali para Intelektual terutama lulusan 3 perguruan Tinggi (UI, ITB dan UGM) mempunyai peran penting menjual kekayaan alam ke tanggan Asing. Entah kebetulan atau memang lulusan 3 perguruan tinggi tersebut di didik secara kapitalis, banyak sekali lulusan dari 3 perguruan tinggi tersebut menduduki jabatan penting di pemerintahan dan terbukti berkerja sama dengan perusahan-perusahan asing yang merugikan pihak kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Peran Media Massa.&lt;br /&gt;Sudah menjadi rahasia umum bila media massa di Indonesia yang di besarkan dengan cara kapitalis dan liberalis telah menyudutkan pihak Islam dan membela kaum kapitalis. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Peran Pemerintah&lt;br /&gt;Pemerintah saat ini tak jauh beda dengan pemerintahan era raja Amangkurat. Bila raja Amangkurat berkerja sama dengan VOC. Pihak pemerintah saat ini berkerja sama dengan beberapa perusahaan asing di bidang Pertambangan yang mempunyai visi dan misi tak jauh dengan dengan VOC.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Sejarah akan terulang…..?&lt;br /&gt;Apakah Indonesia di massa akan datang di jajah kembali oleh Amerika dan sekutunya…?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Generasi Muda Indonesia saat inilah yang bisa merubah sejarah…&lt;br /&gt;Jangan mau sejarah terulang…&lt;br /&gt;Kalau bukan kita, Siapa lagi…..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1013879652092846500-8160575827163558503?l=baru-azwar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://baru-azwar.blogspot.com/feeds/8160575827163558503/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1013879652092846500&amp;postID=8160575827163558503' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1013879652092846500/posts/default/8160575827163558503'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1013879652092846500/posts/default/8160575827163558503'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://baru-azwar.blogspot.com/2008/07/perbedaan-indonesia-sekarang-dengan.html' title='Perbedaan INDONESIA Sekarang Dengan Nusantara Doeloe'/><author><name>Opini Aq</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03160866292501063745</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_dpV3xMvcOb8/SIQYeCE0wII/AAAAAAAAAFE/GYXA4YF2M6Q/s72-c/voc.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1013879652092846500.post-6823918117569225701</id><published>2008-07-20T21:47:00.000-07:00</published><updated>2008-07-20T21:57:23.868-07:00</updated><title type='text'>Komisaris Harian Republika Seorang Yahudi...?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_dpV3xMvcOb8/SIQWcnMaa7I/AAAAAAAAAE0/6om17RRxFaE/s1600-h/Yahudi+pol.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_dpV3xMvcOb8/SIQWcnMaa7I/AAAAAAAAAE0/6om17RRxFaE/s200/Yahudi+pol.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5225326148469812146" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Akhir Juni 2008,sebuah Harian Umum yang di prakarsai oleh tokoh-tokoh Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) yang notabene visi dan misinya lebih kurang sebagai media massa cetak harian berbentuk koran yang menyuarakan aspirasi umat Islam sebagai tuan rumah di negeri ini di bawah bendera, PT. Abdi Bangsa Tbk (ABBA) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RUPS kemarin menelurkan beberapa wajah baru yang duduk di jajaran Dewan komisaris ABBA, seperti KH. Abdullah Gymnastiar alias Aa Gym dan mantan Pemimpin Kantor Berita Antara, Asro Kamal Rokan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang mengejutkan, masuknya Gavin O’Reilly di jajaran Dewan Komisaris Harian Umum Republika, Gavin O’Reilly sebenarnya adalah Presiden CEO The Independent News Media Group (INM)   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gavin O’Re adalah keturunan  Sir Anthony O'Reilly  yang merupakan Miliyader Yahudi berasal dari Irlandia, dan masuk sebagai keturunan yahudi terkaya di peringkat ke 288. versi Jew Watch.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gavin O’Re sendiri menguasai 20 % Saham di Harian Umum Republika. Di dalam pecaturan perekonomian Global yang bersifat Kapitalis, memang bukan hal yang aneh lagi, siapa saja boleh memiliki saham sebuah perusahaan, tanpa perlu menggenal siapa dan dari mana calon pembeli saham tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi yang aneh, sebuah Harian Umum yang di miliki oleh mayoritas umat muslim. Dan seharusnya berideologi Dakwah Islam tidak serta merta menerima Gavin O’Re sebagai Dewan Komisaris Harian Umum Republika.Apalagi Gavin O’Re mengguasai 20 % Saham HU Republika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaannya sekarang Apa Apa Dengan HU Republika???&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1013879652092846500-6823918117569225701?l=baru-azwar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://baru-azwar.blogspot.com/feeds/6823918117569225701/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1013879652092846500&amp;postID=6823918117569225701' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1013879652092846500/posts/default/6823918117569225701'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1013879652092846500/posts/default/6823918117569225701'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://baru-azwar.blogspot.com/2008/07/komisaris-harian-republika-seorang.html' title='Komisaris Harian Republika Seorang Yahudi...?'/><author><name>Opini Aq</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03160866292501063745</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_dpV3xMvcOb8/SIQWcnMaa7I/AAAAAAAAAE0/6om17RRxFaE/s72-c/Yahudi+pol.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1013879652092846500.post-9188589306894709880</id><published>2008-07-12T19:32:00.000-07:00</published><updated>2008-07-12T19:42:06.929-07:00</updated><title type='text'>Bioskop saat Ini....</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_dpV3xMvcOb8/SHlrdIIGyZI/AAAAAAAAAEs/5gkkE0QWDRw/s1600-h/images2"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_dpV3xMvcOb8/SHlrdIIGyZI/AAAAAAAAAEs/5gkkE0QWDRw/s200/images2" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5222323391054662034" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila kita menonton film di bioskop. Pasti sering kali kita melihat sebuah fenomena di mana ada pasangan muda-mudi yang bukan mukhrimnya saling bermesraan. Fenomena tersebut jelas tidak asing lagi bagi kita...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dahulu kala, bioskop di Jakarta telah mengatisipasi hal tersebut dengan memisahkan tempat duduk kaum akhwat dengan ikhwat...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam buku kecilnya berjudul “Nostalgia di Jakarta: Cuplikan Kisah-Kisah ‘Edan’ Seputar Jakarta di Masa Lalu” (Javamedia: Juni 2008) yang ditulis oleh Zaenuddin HM, seorang jurnalis senior kelahiran Betawi yang kini aktif di salah satu harian nasional, ditulis salah satu fakta yang sangat menarik tentang bioskop di Djakarta Tempo Doeloe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada halaman 31 dengan judul tulisan “Pulang Nonton Bioskop, Suami-Isteri Berpisah” ditulis bahwa dahulu kala di Jakarta belum banyak berdiri bioskop seperti sekarang ini. Zaenuddin HM menulis, “Sejak tahun 1900-an dunia film Indonesia sudah ada dan mulai tumbuh. Di Jakarta khususnya, film diputar melalui bioskop keliling. Waktu itu memang belum ada gedung bioskop permanen. Lagi pula film-film yang diputar kala itu masih jenis film gagu alias tidak ada suara dan dialog di dalam ceritanya…”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;sumber:eramuslim.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1013879652092846500-9188589306894709880?l=baru-azwar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://baru-azwar.blogspot.com/feeds/9188589306894709880/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1013879652092846500&amp;postID=9188589306894709880' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1013879652092846500/posts/default/9188589306894709880'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1013879652092846500/posts/default/9188589306894709880'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://baru-azwar.blogspot.com/2008/07/bioskop-saat-ini.html' title='Bioskop saat Ini....'/><author><name>Opini Aq</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03160866292501063745</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_dpV3xMvcOb8/SHlrdIIGyZI/AAAAAAAAAEs/5gkkE0QWDRw/s72-c/images2' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1013879652092846500.post-8386878880220085317</id><published>2008-07-11T04:36:00.000-07:00</published><updated>2008-07-11T04:39:40.667-07:00</updated><title type='text'>Telpon Setan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_dpV3xMvcOb8/SHdGbGVIigI/AAAAAAAAADs/5YukY6C9VRM/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://2.bp.blogspot.com/_dpV3xMvcOb8/SHdGbGVIigI/AAAAAAAAADs/5YukY6C9VRM/s200/images.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5221719724329044482" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari beberapa minggu ini kita sibuk dengan berita yang tidak masuk akal. Barang siapa yang menerima telepon dari nomer yang berawalan +6666 , itu berarti dalam beberapa waktu yang tidak lama sang penerima telepon akan mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal di atas memang tidak masuk akal tapi ada juga korbannya.fuch........Di Zaman Teknologi gini masih ada juga yang percaya dengan telepon setan tersebut....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal di atas sebenarnya mudah untuk kita lakukan. Dengan menggunakan jasa spoof Caller yang banyak beredar di Internet. Caranya sich amat sangat mudah.&lt;br /&gt;1. kita beli voucher Spoof Caller&lt;br /&gt;2. masukkan pin Voucher&lt;br /&gt;3. Masukkan no hp kamu.&lt;br /&gt;4. Masukkan no hp yang mau kamu telepon.&lt;br /&gt;5. lalu masuklah di “Number to display on Caller ID“&lt;br /&gt;6. masukkan no terserah. Misal : +6666&lt;br /&gt;7. submit, server call spoofer&lt;br /&gt;8. tekan no 1&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;dan dalam sekejap kamu bisa menjadi sich penelepon setan.Di layar no HP yang kamu telepon akan tertera Nomer +6666, sesuai nomer yang kamu masukkan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Terus kok bisa korban sampai pingsan???&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Secara Psikiolog sich bisa di pecahkan.&lt;br /&gt;Ingat ngak ketika 5 Panca Indera kita mendapat rangsangan, dalam jangka waktu 2 detik saja rangsangan tersebut di respon oleh Otak.&lt;br /&gt;Begitu juga ketika masyarakat mendapatkan berita adanya telepon santet, trus tiba-tiba "korban" mendapat telepon tersebut.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Secara reflek sich " korban" pasti Shock berat, terus pingsan dech...&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Ingat ngak dengan SMS Santet,selidik punya selidik ternyata sang penggirim tuch sms sudah tertangkap loh.Tau ngak yang jadi tersangka itu siapa?&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Ternyata Cewek ABG yang jadi tersangkanya.....&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Masak semua orang di bohongin oleh anak cewek........&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;ngak malu tuch ama Bill Gattes yang barusan datang ke Indonesia. Bill Gattes tau ngak Yach ama kejadian di indonesia?Doain aja ngak tahu, coba kalau tahu, pasti dia ketawa ngakak.&lt;br /&gt;  Kalau benar Telepon atau SMS santet bisa membunuh orang, bisa juga tuch di terapkan Malaikat Penyabut Nyawa Tinggal telepon orang yang mau mati, nga usah susah-susah nyabut nyawa orang. Tinggal telepon atau SMS saja.langsung mati&lt;br /&gt;hehehe.............&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1013879652092846500-8386878880220085317?l=baru-azwar.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://baru-azwar.blogspot.com/feeds/8386878880220085317/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1013879652092846500&amp;postID=8386878880220085317' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1013879652092846500/posts/default/8386878880220085317'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1013879652092846500/posts/default/8386878880220085317'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://baru-azwar.blogspot.com/2008/07/telpon-setan.html' title='Telpon Setan'/><author><name>Opini Aq</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03160866292501063745</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_dpV3xMvcOb8/SHdGbGVIigI/AAAAAAAAADs/5YukY6C9VRM/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
